Sancang

Agustus 20th, 2009 by candakita

3

Tidak sekedar di pinggir pantai

Menyatu bersam ombak

Menampar lampau yang mengenang

Sancang

Semilir menelanjangi

Pikiran-pikiran

Yang berkabut

Tak karuan

Sancang

Terik

Menarik niatan

Tidur bersama alam

Di bawah terik yang hanyut

Di bawah pohon Mangrove

Sancang, 21 Juli 2009

Syukurku

Agustus 20th, 2009 by candakita

1Keindahan apa lagi yang kau saksikan padaku

Deburan ombak menampar pasir-pasir yang lembut

Angin selalu menyapu terik matahari

Memberi kesejukan pada jiwa yang merindukan belaimu Read the rest of this entry »

Merdeka

Agustus 19th, 2009 by candakita

CandaKita. Merdeka! Kita selalu meneriakkan dan memperbincangkan kata ‘merdeka’ jika telah masuk dalam bulan Agustus. Semua serba ‘merah dan putih’. Diri kita disetting sedemikian rupa agar heroik. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjadikan kita lebih ‘nasional’. Ya agar nasionalisme itu tumbuh di diri kita.

Benarkah kita telah ‘merdeka’?

Itu adalah pertanyaan yang sedehana. Jawabannya juga sederhana. Tetapi bagi kita jawaban dari pertanyaan itu tidak juga sederhana. Tidak sesederhana kata ‘merdeka’.

Kita mengatakan selama ini, sudah 64 tahun merdeka. Tetapi kita lupa bahwa kita telah terjerat dengan ketidak bebasan berekspresi. Tidak sadar juga kita tidak merdeka bahwa kita belum bertanggung jawab untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah kita ekspresikan.

Selanjutnya, “apa yang harus kita lakukan?

Cerita Kita

Agustus 19th, 2009 by candakita

Lidah ini terasa ngilu. Ingin sekali menyebut satu-persatu diri yang pernah bercanda ria. Tapi apa daya, antara aku, kamu, kalian, dan kita semua belum saling menyapa. Jangan jauh untuk menyapa. Sekedar mengenal antara aku, kamu, kalian, dan kita belum saling mengenal.

imagesTeringat kita akan kisah-kisah yang dulu pernah tertulis jelas dalam lembaran kebersamaan. Kita saling mengenal, kita saling menyapa. Dan saat ini, bisakah kita kembali seperti dulu?

Kita yakin pasti hal itu bisa terjadi. Dan kita semua akan saling menyapa dan mengenal. Meski hanya bermodal blog usang ini. Tapi kita semua yakin akan bisa saling mengenal dan menyapa.

Kamu dan aku, jelasnya kita semua akan bersama. Bersama dalam dunia maya ini. Bersama memberikan manfaat untuk dunia. Ya untuk bangsa ini. Agar lebih sehat dan mandiri.

Sapa Saya

Agustus 18th, 2009 by candakita

Tepatnya Adi Dzikrullah, anak dari Siti Rahmah dan Saiful Bahri. Adi Dzikrullah merupakan seorang pemuda yang selalu haus akan ilmu dan pengalaman. Berbagai kegiatan kepemimpinan telah diikuti. Mulai dari menjadi ketua OSIS, Ketua Remaja Masjid (REMAS atau ROHIS), Pimpinan Redaksi Majalah “Matriks” SMAN 1 JOMBANG, sampai menjadi staf Kementerian Departemen Pertanian BEM KM IPB Kabinet “Totalitas Perjuangan” meski cuman satu semester. Read the rest of this entry »